Komunikasi Produktif Day 2
Saya ini orangnya memiliki potensi yang luar biasa, potensi suara 12km. Hihihi maaf tenang tenang (ampuni hamba-Mu ini Ya Rabb)
Kebiasaan ini terbentuk bukan karena sehari dua hari, tapi karena kebiasaan, dirumah saya kalau ada keperluan kalau bisa pake toa, ya saya pake hihihi..
Dan ini ternyata saya bawa ke kehidupan pernikahan kami 😵.
Kebalikan dari saya, suami itu orangnya ga suka teriak-teriak, kalau ada keperluan dia pasti nyamperin hihihi
Suami udah pernah ngingetin "jangan teriak-teriak bu!"
Saya? Ya 📢📯📣📢📯📣📢📯📣 hehehe
Nah nah nah ternyata buahaayyaaaaa Qonita ngikutin saya. Pernah dia minta minum, dengan nada di "si" 📣📯📢 "IBUUUUU KAKA MAU MINUUUUMMMM"
Haduh kaya siapa itu? (jawab din jawab)
Iya ya ya karena saya. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk REVOLUSI BICARA DENGAN BAIK hehehe lebay
Prosesnya sudah sekitar 3hari. Dimulai dari saya belajar kalau mau bicara ya samperin orang yang mau kita ajak bicara.
Nah yang seru Qonita hihihi.. Pas ada keperluan, dia mau buku. Saya sedang di kamar, dia di tengah rumah 📣"IBUUU KAKA MAU BUKUU"
Saya diemin aja, diam dikamar. Sampai 3x dia manggil, dia nyamperin kamar
Q: "Ibu, kk mau buku"
I: "oh kk mau buku" (ambilkan buku) "kaka, kalau mau sesuatu bicara ya baik-baik ya, ga usah pake teriak-teriak, oke?"
Q: "okeh ibu"
Setelah ini lsg baik-baik bicaranya? Ga gampang keles, masih berproses, saya saja masih suka keceplosan, jadi kami sedang sama-sama berproses.
#hari2
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip


Komentar
Posting Komentar