Dongeng untuk Karakter Anak Day 3
Pada hari ke tiga ini, saya membacakan salah satu cerita dalam buku Aku cerdas mengelola emosi.
Tujuan:
1. Membantu anak menyelesaikan emosi kesalnya.
2. Memberitahukan bahwa tidak semua keinginan bisa dipenuhi.
3. Memberitahukan bahwa setiap yang kita inginkan belum tentu baik, harus pintar memilih dan memilahnya.
Berikut kisahnya:
Jajanan Lezat
Eva ingin sekali bisa menikmati semua makanan di sekolahnya. Pisang coklat, gorengan, es teh, pentol dan banyak lagi.
Seperti Suci, Hani dan Alda. Setiap hari ketiga sahabatnya selalu menikmati aneka jajanan disekolah.
"ini enak, loh" Alda menyodorkan gorengan dengan bumbu pedas ke hadapan Eca. Eca lalu mengambil dan memakannya dengan lahap, "Wah, besok aku mau minta tambah uang saku, ah! Biar bisa beli jiga."
Eca ingin sekali bisa jajan aneka makanan di sekolah. Dia pun menjadi tak bersemangat membuka kotak bekalnya
"woow Eca, bolu kukus nya kok ada garis-garis cokelatnya. Boleh cicip?" ujar Alda memandang tak berkedip ke kotak bekal Eca yang telah dibuka.
Suci dan hani pun langsung mendekati kotak makan Eca. "mmhh, sepertinya enak ya!" ucap suci dengan wajah yang terlihat sumringah.
Dengan bergegas Eca mencomot dan membagikan kue nya kepada Alda, Hani dan Suci. "tapi aku lebih suka gorengan pedas" sahut Eca. Merekapun saling berbagi makanan.
Keesokan harinya, Alda dan Hani tidak sekolah. Kata bu Nita, wali kelas mereka, Alda terkena radang, sementara hani terkena diare.
"sepertinya penyebabnya karena makanan" begitu kata bu Nita prihatin. Eca jadi teringat jajanan yang mereka makan kemarin.
"Eca engga mau jajan sembarangan lagi deh" ujar Eca pada ibunya setelah tiba dirumah, "takut sakit kaya Alda dan hani"
Ibu mengelus kepada Eca sambil tersenyum, "bagaimana kalau sekarang kita buat bolu kukus kentang untuk Alda dan Hani?"
Eca menganggukan kepada dengan cepat. Bergegas dia mengganti baju dan berlari ke dapur.
"makasih ya Eca, kuenya enak banget" ucap Alda
Kalau aku sudah masuk sekolah, tolong bawakan lagi ya" pinta hani malu-malu.
Semoga Alda dan Hani lekas sembuh ya.
Sumber: buku Aku Cerdas Mengelola Emosi karya Watiek Ideo


Komentar
Posting Komentar